KABARJABAR.net – Polres Metro Depok beberapa waktu lalu mengggelar Apel Siaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Lapangan Apel Polres Metro Depok.
Kegiatan ini diikuti para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Kota Depok.
Apel Siaga Kamtibmas mengusung tema “Jaga Jakarta untuk Indonesia” sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwakilan ormas yang hadir dan berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Kota Depok.
“Terima kasih kepada teman-teman ormas yang sudah hadir dalam kegiatan Apel Kamtibmas di Polres Metro Depok. Kita jaga kota ini agar tetap aman dan tidak ada pihak yang membuatnya menjadi tidak nyaman,” tegas Abdul Waras dalam siaran Pers, dikutip Selasa (17/2/2026).
Ia menegaskan, menjaga keharmonisan dan keamanan Kota Depok merupakan tanggung jawab bersama. Meskipun Polri memiliki tugas dan fungsi yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, peran aktif ormas dinilai sangat penting dalam menciptakan situasi yang kondusif, khususnya menjelang Ramadan.
Adapun ormas yang turut hadir antara lain Pemuda Pancasila, FBR Kota Depok, FORKABI Kota Depok, BPPKB Kota Depok, GRIB Kota Depok, Front Pemuda Muslim Maluku Kota Depok, Maluku Satu Rasa Kota Depok, Pemuda Batak Bersatu Kota Depok, BANSER Kota Depok, serta FKKPI Kota Depok.
Dirinya juga mengingatkan peran strategis ormas di tengah masyarakat, di antaranya meningkatkan pemberdayaan dan pelayanan kepada masyarakat, menjaga nilai-nilai luhur budaya bangsa, memperkuat semangat gotong royong dan toleransi, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
“Saya percaya teman-teman yang hadir memiliki tekad dan tujuan yang mulia. Menjelang bulan Ramadan, mari kita jaga kerukunan antarumat beragama dan tidak merusak rumah kita bersama,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak dalam satu frekuensi dan satu komando guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, seperti tawuran, konflik sosial, hingga gangguan ketertiban lainnya yang kerap meningkat menjelang Ramadan.
Menurutnya, apel siaga ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan bersama agar seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah dapat berlangsung dengan aman, tertib, damai, serta kondusif.
“Situasi lingkungan yang kondusif hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat bersinergi, saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling mendukung. Mari kita bersama-sama memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan kita,” tandas Abdul Waras.
Dia menambahkan, pihaknya akan mengambil langkah pembinaan tegas terhadap remaja yang terlibat tawuran maupun yang kedapatan menyalakan petasan selama bulan suci Ramadan.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah mengikutsertakan para pelanggar ke dalam program pesantren kilat sebagai bentuk edukasi dan pembinaan karakter.


