KABARJABAR.net – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan sahur on the road selama Ramadan demi menjaga keamanan dan ketertiban.
“Untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama berpuasa, kami imbau masyarakat untuk tidak melaksanakan sahur on the road,” ujar Dony, Senin (16/2/2026).
Menurutnya, kegiatan sahur di jalan yang biasanya dilakukan secara berkelompok kerap berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum, seperti konvoi kendaraan, kebisingan, hingga risiko gesekan antar kelompok.
Dony memahami bahwa kegiatan tersebut sering dilandasi niat baik untuk berbagi makanan kepada sesama yang akan bersantap sahur. Namun, ia mengingatkan agar semangat berbagi itu disalurkan melalui cara yang lebih aman dan tertib.
“Tentu, rasa ingin berbagi dengan sesama yang akan melaksanakan sahur menjadi landasan kegiatan di jalanan itu. Namun, untuk saat ini, keinginan berbagi itu sebaiknya disalurkan pada hal-hal lain,” katanya.
Ia menyarankan masyarakat untuk melaksanakan sahur di rumah atau menggelar sahur bersama di lingkungan yang lebih terkontrol.
“Sahur di rumah, sahur bersama di halaman masjid, menjaring jemaah masjid, warga sekitar masjid, dan kaum duafa yang kebetulan melintas ke masjid tentu akan lebih aman dan lebih terasa rasa kekeluargaannya,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan suasana yang kondusif, aman, dan penuh kekhidmatan tanpa aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Dony juga menyampaikan ucapan selamat berpuasa untuk seluruh warga Sumedang.
“Selamat berpuasa, semoga kita senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa dan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.


