Friday, April 24, 2026
HomeEkonomiPERESMIAN POJOK BORONDONG IBUN, DINAS BUDAYA DORONG INOVASI RASA DAN KEMASAN

PERESMIAN POJOK BORONDONG IBUN, DINAS BUDAYA DORONG INOVASI RASA DAN KEMASAN

PERESMIAN POJOK BORONDONG IBUN, DINAS BUDAYA DORONG INOVASI RASA DAN KEMASAN

KABARJABAR.NET, Kab Bandung – Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Ibun, dilaksanakan kegiatan peresmian Pojok Borondong Ibun serta pelatihan modul pembelajaran kokurikuler berbasis muatan lokal. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini mengusung tema “Menjaga Tradisi, Menggugah Ras, Mendorong Inovasi Budaya”.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparekraf), serta Pemerintah Kecamatan Ibun dengan tagar Explore Borondong Ibun.

Hadir dalam acara tersebut antara lain perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, Camat Ibun Bapak Pipin Zaenal Arifin, S.Ip., M.Si, para Kepala Desa, DPD KNPI Kabupaten Bandung, serta tokoh masyarakat dan pelaku usaha kuliner setempat.

Dalam sambutannya, Camat Ibun Pipin Zaenal Arifin menyampaikan bahwa Borondong bukan sekadar makanan, melainkan ikon yang sudah dikenal sejak lama, bahkan sering dikaitkan sebagai ikon khas Majalaya dan sekitarnya.

Sementara itu, Ahmad Irvan dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung menyambut baik upaya pelestarian makanan tradisional ini. Ia menekankan pentingnya menjaga warisan budaya, namun juga harus diimbangi dengan inovasi.

“Berondong ini berbahan dasar ketan yang sangat khas. Kami berharap ke depannya tidak hanya rasa original, tapi bisa dikembangkan variasi rasa baru seperti rasa durian, pandan, atau varian lainnya. Kami sudah melihat contoh di Gunung Kidul, Yogyakarta, di mana tiwul memiliki berbagai varian rasa, hal ini bisa kita terapkan juga untuk Borondong,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak Dinas Kebudayaan berharap agar Kecamatan Ibun dapat dikembangkan menjadi “Kampung Borondong” dan memiliki hak paten sebagai produk unggulan Kabupaten Bandung, serta didukung dengan kemasan yang lebih menarik dan modern.

Muhammad Ramdhan selaku Ketua Panitia juga menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih kepada seluruh stakeholder dari Pemerintah Kabupaten Bandung dan Pemerintah Kecamatan Ibun. Kami berpesan kepada generasi muda se-Kecamatan Ibun, jangan malu dengan produk muatan lokal,” ucapnya.

“Mari kita kemas lebih keren lagi, dan bisa kita jual di MBG (Makan Bergizi Gratis). Pesan dari Dinas Kebudayaan selaras dengan kaum muda, mari kita bangkitkan UMKM di Kabupaten Bandung,” tambahnya.

Acara ditutup dengan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam melestarikan kuliner tradisional sekaligus meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat melalui inovasi dan kreativitas.

Salam Sehat, Salam BEDAS, dan Jangan Lupa Bersyukur

Jurnalis: Irwan Draso

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments