KABARJABAR.net – Harits Setyawan, Dosen Institut Teknologi Sumatera, raih predikat Penulis Buku Non Fiksi dan Editor Substantif Profesional sekaligus dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui jalur Portofolio. Rupanya, ia telah lama bergelut di dunia editorial, mulai dari Editor Naskah, Editor Substantif, hingga Editor in Chief.
Harits memulai karirnya sebagai editor melalui buku bunga rampai yang ia tulis bersama rekan-rekannya. Awalnya, Harits merupakan salah satu penulis, sekaligus editor naskah dari buku tersebut. Kemudian, ia kian aktif terlibat di dalam tim redaksi, baik sebagai editor naskah maupun editor substantif buku.
Bahkan, Harits Setyawan juga aktif sebagai editor di beberapa jurnal ilmiah, baik jurnal nasional maupun internasional. Lalu pada tahun 2020 dan 2021, Harits Setyawan dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Editor in Chief Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Press.
Hingga hari ini, 19 Januari 2026, Harits Setyawan telah melakukan penerbitan 265 buku dan prosiding ber-ISBN sebagai penulis utama, penulis pendamping, dan editor. Pencapaian tersebut menjadikannya sebagai dosen yang berhasil melakukan penerbitan buku ber-ISBN terbanyak di Indonesia.
Tidak hanya itu, bertugas sebagai koordinator ISBN & SSKCKR Itera Press sejak tahun 2022 hingga sekarang, Harits telah membantu menerbitkan ratusan buku karya penulis-penulis lainnya baik dari kampus Institut Teknologi Sumatera maupun dari kampus lain.
Bahkan tercatat sepanjang tahun 2025 lalu, Itera Press berhasil menerbitkan 166 buku ber-ISBN dalam kurun waktu 1 tahun. Selain menulis dan menerbitkan buku, Harits juga rutin menjadi narasumber dalam seminar dan pelatihan penulisan buku yang selenggarakan oleh Itera Press.
Tidak heran karena kepiawaian dan dedikasinya, Harits Setyawan sangat terkenal di dunia penulisan dan penerbitan buku di Indonesia.


